Tag Archives: corporate

Pemberian Gliserin Spuit

MEMBERIKAN GLISERIN SPUIT

 

PENGERTIAN Memberikan gliserin spuit adalah suatu tindakan memasukkan cairan minyak gliserin melalui anus ke dalam rektum dengan menggunakan spuit gliserin.
TUJUAN
  1. Merangsang peristaltik sehingga pasien bisa BAB
  2. Persiapan tindakan operasi/persalinan/persiapan pemeriksaan radiologi
  3. Memberi rasa nyaman
PERHATIAN 
  1. Dalam pelaksanaan harus diperhatikan kontra indikasi pemberian gliserin spuit seperti pasien dengan sakit jantung, perdarahan, kontraksi yang kuat, pembukaan lengkap.
  2. Bila pada saat pemberian gliserin spuit ada hambatan, jangan dipaksakan.
  3. Dapat dilakukan pada pasien obstipasi, sebelum partus kala I fase laten atau persiapan operasi.
PROSEDUR I. Persiapan:1. Persiapan pasien dan keluarga

  1. Menjelaskan maksud dan tujuan tindakan
  2. Menjelaskan prosedur tindakan
  3. Posisi pasien diatur miring

2. Alat-alat:

  1. Handschoen disposible
  2. Nierbekken
  3. Pispot, pengalas dan perlak
  4. Air dalam botol cebok dan tisu
  5. Vaselin
  6. Spuit gliserin diisi dengan gliserin hangat sebanyak 10 sampai 20 cc, dan udara dikeluarkan

3. Lingkungan: Menjaga privacy pasien

4. Perawat:

  1. Mencuci tangan.
  2. Menilai keadaan umum pasien
  3. Mengukur tanda-tanda vital
  4. Kemampuan mobilisasi

II. Pelaksanaan:

  1. Memberi kain penutup untuk menutupi bagian bawah tubuh pasien dan buka pakaian bagian bawah .
  2. Pasang pengalas dan perlak di bawah bokong
  3. Dekatkan nierbekken
  4. Perawat memakai handschoen
  5. Tangan kiri membuka belahan bokong bagian atas, tangan kanan memasukan spuit gliserin ke dalam anus sampai pangkal kanul dengan posisi ujung spuit diarahkan seperti menyendok.
  6. Masukkan minyak gliserin perlahan-lahan sambil pasien dianjurkan menarik nafas panjang.
  7. Spuit gliserin dikeluarkan dari anus dan ditaruh dalam nierbekken.
  8. Minta pasien untuk menahan BAB sebentar, kemudian pasang pispot, dan persilakan pasien BAB.
  9. Untuk pasien yang dapat mobilisasi berjalan, pasien dapat dianjurkan ke toilet.
  10. Setelah selesai bersihkan daerah bokong dengan menggunakan air dan tisu.
  11. Angkat pispot, perlak dan pengalas
  12. Kenakan pakaian bagian bawah, rapikan tempat tidur
  13. Lepaskan handschoen, cuci tangan
  14. Membuat catatan keperawatan yang mencakup: tindakan dan hasil tindakan, respon pasien, dan observasi feces.

Source: NersFerdinans & The Gau’